51 Tahun Karya Bakti Sritex Untuk Indonesia

Event

FOTOSELEB.COM - Pemotongan tumpeng oleh Ibu Susyana Lukminto, diserahkan kepada Presiden Direktur PT Sri Rejeki Isman Tbk Bapak Iwan Setiawan Lukminto dan kepada Bapak Iwan Kurniawan Lukminto, menandai hari jadi PT Sri Rejeki Isman Tbk yang ke 51. Acara ini diperingati di Diamond Convention Centre, Solo, Jawa Tengah, Rabu (16/8/2017). Dalam acara ini ada juga hiburan dari artis Project Pop, Lea Simanjuntak, dan peragaan fashion show dari Populo, SUQMA by Jenahara, dan brand yang bekerja sama dengan Sritex.

Kelima brand seperti Populo Batik, Disney Mickey x, Pop.u, Urban Jungle, dan SUQMA unjuk karya dengan nuansa keberagaman Indonesia yang sangat kental. Kelima brand lokal tersebut dipamerkan dalam pergelaran fashion show bertema Karya Indonesia untuk Dunia.

“51 tahun karya bakti Sritex untuk Indonesia, harapannya ke depan akan terus bisa mengabdi untuk bangsa ini,” ujar Presiden Direktur Sritex Iwan Setiawan Lukminto dalam sambutannya.

 

Keberagaman

Populo Batik merupakan koleksi busana kontemporer yang didesain dengan basis yang kuat akan warisan batik tradisional namun tetap dibuat kekinian dengan permainan warna dan siluet.

Musik jazz klasik mengiringi langkah para model yang kala itu memamerkan balutan busana bertemakan Disney. Yang tampak salah satunya pada t-shirt dengan ilustrasi tokoh Disney, Mickey Mouse.

Dalam peragaan selanjutnya masih dengan brand Pop U, kali ini dengan tema berbeda, yakni Urban Jungle. Dan koleksi terakhir dari rancangan busana Alifia Maqnuun, kesan elegan dan modern terpancar. Para model harmonis dengan barisan anggota TNI di atas panggung.

SUQMA berhasil mencuri perhatian dengan peragaan 20 model yang membawakan koleksi terbaru dari Jenahara Nasution. Creative Director SUQMA ini mengaku sangat bahagia dapat menampilkan rancangannya pada ulang tahun Sritex yang ke-51 tahun. 

SUQMA menampilkan gaya casual dan sporty, yang dibalut nuansa warna pastel. Koleksi SUQMA didesain agar cocok digunakan untuk aktivitas sehari-hari, baik untuk ke kantor maupun bersantai bersama kerabat.

“Kami menghadirkan koleksi pakaian, celana, outer, dress, dan juga hijab dengan beragam pilihan warna-warni pastel, sehingga dapat dipadupadankan sesuai selera konsumen,” kata Riel Tasmaya, CEO Suqma.

SUQMA berkomitmen memenuhi kebutuhan fesyen wanita Muslim dengan harga terjangkau di Indonesia maupun negara-negara lainnya, sejalan dengan visi Sritex untuk menjadi karya Indonesia untuk dunia. Kehadiran SUQMA meramaikan modest fashion yang dapat dipadukan dan harga terjangkau.

 

Brand Lokal Mendunia

Persaingan di pasar global mengajak para desainer lokal untuk terus berkreasi menciptakan desain yang unik, modern, dan sesuai dengan kebutuhan. Baik di pasar lokal maupun internasional.

Seperti yang diusung brand Pop.u, menghadirkan koleksi busana dengan konsep budaya pop yang sesuai dengan tren gaya hidup modern saat ini.

Untuk memenuhi kebutuhan busana tersebut, perusahaan tekstil dan garmen Sritex Group terus mengembangkan dan melakukan penelitian berteknologi tinggi sehingga menghasilkan produk unggulan.

“Kami yakin dan optimis brand lokal juga bisa mendunia. Industri garmen dan tekstil juga terus tumbuh dengan positif bagi pasar domestik maupun ekspor. Untuk itu, Sritex hadir untuk mendukung industri fesyen di Tanah Air sebagai karya Indonesia untuk dunia,” ungkap Iwan Setiawan Lukminto.

Tidak hanya itu, lanjut Iwan, ragam produk Sritex Group juga hadir. Mulai dari benang, kain greige, kain jadi, produk fesyen, seragam korporasi atau instansi pemerintah, seragam TNI/Polri yang telah merambah ke lebih dari 100 negara di dunia.


Foto Terkait