Bagoes AA Rilis Album Euphoria

Event

FOTOSELEB.COM - Dipertengahan tahun 2020 Bagoes AA kembali meramaikan khasanah musik Indonesia, dengan merilis album bertajuk "EUPHORIA" berisikan 7 lagu (4 lagu baru dan 3 lagu re-arrangement), sebuah album yang sudah lama dinantikan setelah sekian lama pula dirinya vakum.

Album "EUPHORIA" dipromotori  dan diproduseri oleh Langit Biru Production. Menurut Dian Sarastuti selaku Director Langit Biru, lagu-lagu Bagoes AA memiliki daya tarik untuk mewarnai industri musik pada setiap zamannya. "Kami melihat karya-karya Bagoes AA potensial, selain bagus, easy listening dan tentu saja punya ciri khas tersendiri" kata Dian Sarastuti di Jakarta, Kamis (18/6/2020)

"Syuting video klip "EUPHORIA"  dilakukan di Turki. Tujuan kami membuat video klip adalah untuk memanjakan audience,  dengan memberikan visual yang fresh dan berbeda untuk dinikmati" tambah Dian Sarastuti.
 
Dalam album "EUPHORIA" Bagoes AA melibatkan beberapa musisi muda yang dipilih sendiri sesuai dengan masing-masing lagu yang ia ciptakan. Beberapa musisi yang  terlibat diantaranya: Richard Christian, Carlo Saba, Wansyah Fadli, dan Iwan Zen, serta Sita Nursanti.

Geni Dinihari, Executive Producer Langit Biru mengungkapkan, album "EUPHORIA" adalah untuk lebih meramaikan musik Indonesia dan bernostalgia dengan lagu-lagu hits lama yang diarrangement agar bernuansa baru dan lebih fresh.

Sosok musisi Bagoes AA sendiri pertama kali dikenal sebagai pencipta lagu dan arranger yang cukup berhasil mengangkat beberapa nama lewat hasil kerjanya. Beberapa karya yang dihasilkan pada masa ke-emasannya ditahun 1980-an diantaranya: Jangan Tutup Dirimu (Iwan Fals), Imajinasi, Semurni Kasih, Kubawa Kau Serta (Dian PP), Duniaku Tersenyum, Malam Kedua (Vina Panduwinata), Rindu Ada Disini, Bukan Sekedar Mimpi (Trio Libels), Datanglah Ceria (Utha Likumahua), Cinta Dini (January Christy), dan beberapa karyanya juga  terdapat pada album penyanyi papan atas Indonesia seperti: Chrisye, Vina Panduwinata, LCLR Prambors,  Iwan Fals, Ruth Sahanaya, Utha Likumahua, Dian PP, K3S, Tito Soemarsono, January Christy, Trio Libels, Chintami Atmagara, Maxi Gunawan, Franky & Jane, Lingua, dan Dea Mirella.

Bagoes AA memulai langkahnya secara profesional di Blantika Musik Indonesia pada saat mengikuti ajang  ‘Lomba Cipta Lagu Remaja Prambors tahun 1979. Lewat persembahannya ‘Mahajana’ disuarakan oleh  penyanyi Loise Hutauruk, berhasil meraih juara ke-empat sekaligus mendapatkan penghargaan sebagai  ‘Lirik Terbaik’. Kemudian Bagoes AA kembali menyertakan lagu ciptaannya di ajang yang sama pada tahun  1980 berjudul ‘Maheswara’, disuarakan sendiri olehnya bersama Wiwik Lesmani, lagu ini berhasil keluar sebagai juara ‘pertama’, dengan menyisihkan rival-rivalnya dari berbagai kota-kota besar di Indonesia  seperti Surabaya, Jogjakarta, Semarang, Bandung, Kertosono & sesama dari ibu kota Jakarta.   

Namanya mengemuka sebagai vokalis saat tergabung bersama Dian Pramana Poetra dan Deddy Dhukun  lewat KELOMPOK 3 SUARA (K3S) yang didirikan secara bersama pada tahun 1985. Pada saat itu, K3S  merupakan salah satu grup musisi yang karyanya banyak dinikmati pecinta musik Indonesia. Akan tetapi  pada tahun 1989, Bagoes AA mengundurkan diri dari grup K3S setelah sukses merilis 3 album. Album perdananya bertajuk ’17 ½ Tahun Keatas’ (1985/1986), album kedua ‘O... Ya? (1986/1987)’ dan album ketiganya ‘Bohong (1987/1988)’.

Setelah itu, Bagoes melanjutkan karir bermusiknya dengan melakukan proyek solo lewat album pertamanya “ADA YANG LAIN” yang sukses menghasilkan hits PASEBAN CAFÉ lewat suara Dian Pramana Poetra dan INTIM lewat vocal Fariz RM. 

Kemudian Bagoes merilis album kedua bertajuk “ANAK MAMI” dengan menggandeng para penyanyi baru saat itu seperti; Mayang Sari, Vinnie Alvionita, Netta Kusumah Dewi, Endah Subroto dan lain-lain. Hingga akhirnya nama Bagoes AA menjadi perbincangan setelah menjadi salah satu dari ‘seratus’ pencipta lagu Terbaik Indonesia versi Majalah Rolling Stone Edisi Februari 2014 dan nama Bagoes AA terpampang diurutan ke 36.


Foto Terkait